Burung Hias dengan Harga Murah

Assalamualaikum..

Hello semuanya, mungkin banyak diantara kalian yang ingin memiliki peliharaan burung hias dengan warna yang indah dan suara merdu yang menghiasi lingkungan rumah, tapi kepikiran “wah, kalau punya peliharaan pasti butuh biaya perawatan yang besar, terus harganya yang juga mahal.”

Eh, sebenarnya banyak loh jenis burung kicau yang murah dijual di pasaran dengan warna bulu yang bagus, serta perawatan yang mudah seperti burung parkit, kenari, dan banyak lainnya yang akan kita bahas dalam artikel ini, yap langsung saja kita mulai dari yang pertama :

Burung Emprit / Pipit / Bandol (Rp 5.000,-)*

burung pipit hias
https://id.wikipedia.org/wiki/Pipit

Nama lain : Tree Sparrow

Pipit merupakan nama umum bagi sekelompok burung kecil pemakan biji-bijian yang tersebar di wilayah tropis biasanya tersebar di perkebunan dan persawahan. Burung pipit dimasukkan ke dalam suku Estrildinae, namun ada juga yang menganggap bahwa kelompok ini adalah anak suku dari Estrildinae.

Jenis-jenis burung pipit dan burung sejenisnya, bondol dan gelatik memiliki gaya hidup dengan  berkelompok dan sering terlihat bergerak dan mencari makanan dalam gerombolan yang cukup besar. Burung-burung tersebut mempunyai perawakan dan kebiasaan serupa, akan tetapi warna bulunya bervariasi.

Ukuran yang paling kecil terdapat pada jenis Nesocharis shelleyi dengan panjang tubuh sekitar 8,3 cm (3,3 inci) dan bobot 6 gram. Sedangkan yang paling besar adalah gelatik jawa (Padda oryzivora) panjang tubuh 17 cm (6,7 inci) dengan berat 25 gram.

Pada umumnya burung pipit tidak tahan dengan iklim yang dingin dan memerlukan habitat hangat seperti wilayah tropika. Namun ada juga sebagian minoritas yang beradaptasi dengan lingkungan dingin di Australia selatan. Burung ini kuat bertelur 4 – 19 butir berwarna putih.

Ada beberapa jenis emprit yang banyak tersebar dan dijual bebas dari yang termurah dengan kisaran harga Rp 2000 – Rp 5000 per ekor(emprit biasa yang tersebar di persawahan).

Emprit/Pipit jepang dengan harga kisaran Rp 200.000 – Rp 450.000 per ekor tergantung dari rupa, warna bulu dan ukuran badan.

Emprit/Pipit Kaji dengan kisaran harga Rp 2000 – Rp 5000 per ekor.

Burung Gereja, burung ini termasuk jenis burung pipit/ emprit dengan harga pasaran Rp 2000 per ekor.

Burung Cabe-Cabean/Kamade (Rp 10.000,-)*

burung hias cabean
https://www.youtube.com/watch?v=q1DWrkNtaDc

Burung jenis cabe cabean atau dengan nama lain burung kamade termasuk jenis burung yang memiliki ukuran tubuh yang terbilang kecil. Dan jenis makanan yang disukai oleh burung cabe cabean yaitu berupa biji bijian pada tanaman kemladean/benalu pohon mangga

Burung cabe atau burung kemade ini sering kita jumpai pada area pedesaan yang banyak terdapat pohon mangga. Dan biasanya pada bagian batang pohonnya ditumbuhi semacam tumbuhan parasit berupa tanaman kemladeh yang menjadi makanan utama burung ini.

Tak hanya di pohon mangga, burung cabe cabean juga dapat kita jumpai pada pohon pohon yang tinggi dan ditumbuhi dengan pohon kemladean.

Ciri khas dari burung cabe ini yaitu memiliki ukuran tubuh yang sama persis dengan jenis burung pleci atau sebesar burung Kolibri. Kemudian juga mirip dengan prenjak lumut yang termasuk prenjak yang punya warna bulu merah pada bagian atas kepalanya.

Keunikan dari Burung Cabe-cabean

Selain dari bulu yang memiliki warna dan bentuk yang unik dan juga pastinya menarik, burung ini juga memiliki kicauan yang khas yang terdengar keras dan nyaring, meskipun suaranya hanya monoton saja.

Kelebihan dari burung yang juga disebut dengan burung cabe ini juga punya gaya tarung yang tak kalah indah dengan burung-burung jenis yang lainnya. Burung yang juga disebut burung talokan satu ini makanannya cukup dengan pisang kepok, tak harus dengan tanaman kemladean.

Kemudian untuk makanan pokoknya bisa juga anda memberikan ulat atau kroto dan juga maggot jika burung tersebut mau. Burung yang satu ini akan bisa bertarung pada saat usianya sudah dewasa atau sudah memiliki birahi atau memiliki rasa tertarik dengan lawan jenisnya.

Cara membedakan pejantan dan betina

Kita dapat membedakannya dengan perbedaan  warna antara jantan dan juga betinanya pada waktu telah berusia dewasa. Tetapi memang, pada waktu masih muda atau anakan burung ini memang sulit dibedakan jenis kelaminnya.

Jika burung masih berusia muda kemudian bagian paruhnya berwarna hitam, kebanyakan para pecinta burung berpendapat jika burung tersebut adalah betina.

Dan jikalau, bila burung masih berusia muda dan bagian paruhnya berwarna orange maka bisa dikatakan burung jantan.

Burung Truwok/Ruak-Ruak (Rp 15.000,-)

burung hias truwok
https://apkpure.com/es/suara-pikat-burung-ruak-ruak/com.holydev.suarapikat.burungruakruak

Umumnya, burung ini banyak dijumpai di daerah rerumputan rawa, sawah, hutan bakau, parit-parit yang berada di tepi jalan. Dan pastinya pada lahan-lahan yang lembab,  berbau basah dan juga berair.

Sebab lahan basah dan berair yang kerap ditempati, maka burung ini dikelompokkan ke dalam kategori water bird atau burung air. Tak hanya hidup di alam bebas, burung truwok juga ada yang sengaja dilindungi karena populasinya yang kian langka.

Nyatanya beberapa orang ada yang menangkarkan atau melestarikan jenis burung unik ini. Dulunya burung truwok ini bisa di jumpai di berbagai tempat. Akan tetapi jumlahnya sekarang sudah jauh menurun sebab perburuan serta penangkapan yang tidak kondusif.

Pada area sawah pun sebagian besar telah menghilang, khususnya dari areal persawahan yang memakai pestisida kimia. Pestisida itu menjadikan lumpur dan tanah tercemari.

Yang mana pada tempat tersebutlah burung  Truwok mencari makanannya yang berupa biji-bijian, cacing, serangga, dan juga makan siput kecil.

Ciri –ciri burung truwok (Rp 15.000,-)

Cara membedakan burung ini yang termudah adalah, dengan melihat warna bulunya yang memiliki warna bulu gelap (abu-abu tua, kebiruan). Di bagian wajah, leher, dan juga di bagian dada berwarna putih bersih. Lalu pada bagian perut serta bawah ekor memiliki warna merah karat.

Makanan utama Truwok adalah serangga, walaupun burung ini juga suka dengan buah-buahan khususnya pisang. Panjang tubuhnya kurang lebih sekitar 32-33 cm, dengan tubuh tirus serta tegak. Dengan begitu maka akan memudahkannya menyusup ke dalam rerimbunan semak dan juga di daerah payau untuk mencari makan.

Dan pada bagian Jari-jari kakinya panjang, dengan kaki yang berwarna kuning, atau kuning agak kehijauan. Paruhnya kekuningan, serta terkadang campur dengan abu-abu. Burung jantan serta betina punya penampilan yang sama. Untuk burung muda, warnanya kelihatan lebih pucat (abu-abu muda). Paruhnya juga abu-abu.

Pada saat telur menetas, bulu anakan seluruhnya hitam, dan baru berganti menjadi kelabu pada saat memasuki usia remaja.

Burung Prenjak (Rp 15.000,-)*

burung hias prenjak
https://apkpure.com/id/kicau-burung-prenjak/com.suaraburung.kicauburungprenjak

Dengan ciri-ciri :

Prenjak memiliki postur tubuh yang kecil dan ramping. Selain itu juga mempunyai ekor yang relatif panjang jika dilihat dari bentuk postur tubuhnya.

Untuk panjang tubuh burung prenjak ini di mulai dari ujung paruh sampai dengan ujung ekor kurang lebih 10 sampai dengan 15 Cm. Tetapi burung prenjak pada saat ini sangat jarang ditemui di alam bebas atau bisa dikatakan habitatnya semakin menipis.

Untuk jenis burung prenjak ada yang memiliki ukuran lebih dari 25 Cm. Burung prenjak pada umumnya memiliki warna hijau zaitun, kekuningan, ataupun kecoklatan di bagian punggung. Serta memiliki warna keputihan ataupun warna kekuningan yang ada pada bagian perut.

Nada dan suara kicau burung prenjak yang begitu terdengar nyaring terkadang sangat sering kali terdengar berisik. Nada Burung prenjak bisa dikatakan keras dan nyaringnya pas. Burung ini berkicau sambil bertengger di ujung-ujung tonggak, ujung ranting, bahkan di kawat listrik, tiang ataupun di tempat-tempat lainnya.

Habitat alami burung Prenjak adalah  di tempat-tempat yang terbuka, seperti halnya di semak belukar, padang ilalang, pekarangan, kebun dan lain sebagainya.

Kemudian pada saat menjelang maghrib, burung ini mulai mencari ruang untuk tidur sembari berkicau. Pada saat mereka tidur, burung ini lebih gemar berada di pohon-pohon pendek yang punya ranting kecil.

Burung Prenjak sendiri memiliki 3 jenis, yaitu Prenjak Kepala Merah, Prenjak Sawah dan Prenjak Lumut.

Sekian, terimakasih telah membaca sampai akhir.

Wassalamualaikum…

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *