Burung Langka

Assalamualaikum….

Hallo semuanya, burung langka, hmmm. Semakin berkembangnya zaman serta peradaban manusia mempunyai banyak sisi positif dan negatif bagi alam, salah satu dari efek negatifnya adalah banyaknya makhluk alam yang tersingkir dari tatanan hidup terkhususnya di Indonesia dan secara global di dunia.

Dari sekian banyak makhluk hidup tersebut, kali ini akan kita bahas jenis hewan yang sudah di ambang kepunahan, yaitu Burung. Yap langsung saja kita mulai dari yang pertama :

Burung Cendrawasih

Penyebab Kelangkaan :

Burung cendrawasih kini mengalami kelangkaan, dan terancam punah, dikarenakan kerusakan habitat oleh manusia dan banyaknya perburuan liar untuk mendapat bulu indah dari burung cendrawasih.

Spesies apapun, jika habitatnya rusak, maka mereka tidak memiliki tempat untuk mencari makan, berkembang biak dan tinggal. Kerusakan habitat ini seringkali diakibatkan oleh manusia.

Contohnya, pembalakan liar hutan untuk perkebunan atau persawahan yang kemudian akan menyebabkan hewan di hutan kehilangan tempat tinggalnya. Salah satunya adalah perubahan penggunaan hutan di Papua, ini dapat mengancam kelestarian burung Cendrawasih yang hidup di sana.

Untuk itu, perlu adanya perlindungan habitat untuk burung Cendrawasih. Ini bisa dilakukan dengan cara menjadikan habitat ini sebagai taman nasional dan suaka margasatwa.

Perburuan liar adalah salah satu aktivitas manusia lainnya yang bisa menyebabkan kepunahan burung Cendrawasih. Manusia memburu burung Cendrawasih bertujuan mengambil bulu, dan diperjualbelikan dengan harga mahal sebagai binatang peliharaan. Perburuan ini menyebabkan banyak burung Cendrawasih yang mati dan terancam punah.

Hal ini tidak hanya berlaku untuk burung Cenderawasih saja, tetapi untuk seluruh makhluk alam lainnya.

Ada 4 jenis Cendrawasih yang dilindungi dan populasinya yang terancam punah :

Cendrawasih Botak (Cicinnurus respublica)

burung langka
https://charismaticplanet.com/wilson-bird-paradise/

 

Burung Cendrawasih Botak memiliki kelebihan, warna tubuh burung ini yang sangat cantik, indah dan pastinya juga memiliki suara kicauan yang nyaring dan juga sangat merdu.

Jadi apabila anda dirumah telah punya atau memelihara jenis Cendrawasih Botak ini pastinya anda akan sangat senang dan harus memelihara dengan sungguh sungguh dan memiliki surat izin dari kementerian terkait. Karena jenis Burung Cendrawasih Botak ini termasuk spesies yang terancam punah di habitat Aslinya.

Ciri fisik :

Jenis Burung Kicau ini memiliki ukuran tubuh yang cukup sedang sebab punya ukuran badan dari ujung ekor hingga ujung paruh hanya sekitar 21 Cm saja.

Burung ini memiliki keunikan pada warna bulu yang ada di tubuhnya dengan perpaduan bulu  berwarna merah dan hitam dengan tengkuk yang warnanya kuning. lalu pada bagian mulutnya berwarna hijau terang.

Bagian kaki berwarna biru serta dua bulu ekor dengan warna ungu berbentuk melingkar. Serta kulit pada kepala yang berwarna berwarna biru muda terang dengan terdapat pola salib ganda hitam.

Kemudian ada kebiasaan paling unik lainnya yang dimiliki oleh jenis burung ini. Keunikannya yaitu adalah burung ini yang mempunyai kebiasaan yang begitu lucu jika hendak kawin atau pada saat burung ini sedang makan.

Cendrawasih Kuning Besar

burung langka
https://ceritaorangtimur.wordpress.com/2018/06/13/cenderawasih-burung-surga-dari-papua/

 

Jenis burung Cendrawasih kuning-besar atau Paradisaea apoda, Carolus Linnaeus yang memberikan sebutan jenis Paradisaea apoda, yang artinya Cenderawasih tidak berkaki. Sebab saat pertama perdagangannya ke Eropa, burung ini disiapkan dengan tak berkaki oleh orang pribumi.

Dan hal ini membuat banyak orang salah paham tentang burung ini, yang merupakan pengunjung dari surga yang selalu melayang-layang di udara, serta tidak pernah menyentuh tanah hingga burung ini mati.

Ciri Fisik :

Burung Cendrawasih jenis ini termasuk burung yang memiliki ukuran tubuh yang besar. Dengan panjang kurang lebih sekitar 43 cm.

Jenis burung ini memiliki warna coklat marun dan memiliki mahkota yang berwarna kuning. Dan pada bagian tenggorokannya memiliki warna hijau zamrud serta bantalan dadanya berwarna coklat kehitaman.

Serta untuk pejantan, banyak dihiasi oleh bulu-bulu mencolok di bagian panggul yang besar warna kuning serta memiliki sepasang ekor kawat yang panjang. Dan burung betina dengan bulu coklat marun yang tidak bergaris.

Cendrawasih Merah

burung langka
https://hargaburung.id/harga-burung-cendrawasih/

 

Burung cendrawasih merah sangatlah identik dengan Papua. Burung yang memiliki bulu cantik ini memang berasal dari pulau di kawasan timur Indonesia.

Tetapi, keberadaannya di habitat aslinya alam liar semakin sulit dicari dikarenakan perburuan liar.

Cendrawasih merah memiliki sifat poligami. Burung jantan akan menarik perhatian pasangannya dengan cara ritual tarian, yang kemudian burung jantan akan memamerkan bulu-bulu hiasannya.

Sesudah kopulasi, burung jantan akan meninggalkan burung betina lalu mulai mencari pasangan yang baru. Burung betina akan menetaskan dan mengasuh anak burung itu dengan sendiri.

Untuk makanan burung Cenderawasih Merah, terdiri atas buah-buahan dan juga beraneka macam serangga kecil.

Cendrawasih Panji

burung langka
https://ebird.org/species/kospar1

 

Burung ini berkembangbiak sepanjang musim, dan puncaknya dari bulan Juli – Februari. Burung jantan akan memikat sang betina dengan cara berkicau pada dahan yang tinggi.

Dan jika ada burung betina yang mendekat, pejantan akan turun ke permukaan tanah serta mempertunjukkan gerakan yang rumit guna memperoleh pasangan.

Burung betina yang bertugas membuat dan merawat sarang tanpa bantuan burung jantan. Umumnya, sarang yang dibuat berbentuk mangkuk dangkal dan juga terlihat rapi.

Sarang tersebut tersusun dari jalinan batang anggrek serta paku-pakuan. Biasanya sarang dibangun di percabangan pohon, 11 m dari atas permukaan tanah, dan dari tiap sarang hanya berisi satu butir telur saja.

 

Ciri fisik :

Cendrawasih panji mempunyai ciri khas yaitu dengan dua bulu kepala pada burung jantan yang sudah dewasa, yang panjangnya hampir dua kali lipat dari pada panjang tubuhnya, dengan warna yang cantik yaitu biru-mutiara, mirip dengan plastik.

burung jantan ini juga memiliki bulu berwarna hitam yang tampak kecil. Dengan bagian bulu-bulu yang ada di dada, perut, dan juga ketiaknya yang berwarna kuning.

Burung betina memiliki bulu berwarna keabu-abuan, pada bagian bawah pucat dengan sisik halus, serta penutup ekor bawahnya berwarna kuning-orange. Untuk burung betina, sangat mirip  dengan jenis-jenis burung Isap-madu.

Burung Rangkong

burung langka
Gambar oleh Kalahari dari Pixabay

Di Indonesia, ada 13 jenis burung rangkong, 3 di antara burung-burung tersebut, merupakan spesies endemik dari Indonesia. Yang artinya spesies yang asli berasal dari Indonesia.

Di Sulawesi, ada burung julang Sulawesi (Ryhticeros cassidix) dan kangkareng Sulawesi (Rhabdotorrhinus exarhatus), lalu di Sumba ada burung julang Sumba (Ryhticeros everetti).

Ciri Fisik :

Burung ini memiliki ukuran badan besar. Ukuran tubuh burung rangkong berkisar antara 65 cm – 170 cm, dan dengan berat tubuh antara 290 – 4.200 gram.

Dari ketiga belas jenis burung rangkong di Indonesia, semuanya memiliki bulu tubuh berwarna hitam. juga punya paruh yang besar, serta bulu yang berwarna terang di bagian kepalanya.

Pemburuan liar :

Keunikan dan keistimewaan burung rangkong ini berujung bencana bagi burung tersebut. Tingginya perburuan, perdagangan, serta bertambah minimnya hutan sebagai habitat rangkong, berdampak buruk bagi perkembangan burung  berparuh besar ini. Padahal menurut  Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.106 Tahun 2018 (P106), semua jenis rangkong telah dilindungi dan terancam punah.

Burung Maleo 

burung langka
http://ocehankenari.blogspot.com/2013/01/burung-maleo.html

 

Burung maleo merupakan burung khas Sulawesi. Habitat burung dengan panjang sekitar 55 cm ini terdapat di beberapa tempat di Pulau Sulawesi. Diantaranya terdapat di Desa Saluki, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Burung yang memiliki tubuh sebesar ayam betina ini tidak mengerami telurnya, akan tetapi  menguburnya di dalam tanah maupun  pasir. Telur ini mempunyai ukuran rata-rata 11 cm, dengan berat 240 – 270 gram per butirnya, atau 5 – 8 kali lipat lebih besar dari dari telur ayam.

Untuk menetaskan telur-telur maleo ini, dibutuhkan sumber panas alami bumi yang cukup, yaitu berkisar antara  32-35 derajat celcius. Dan butuh waktu antara  62-85 hari bagi telur untuk menetas. Setelah menetas, maleo mampu langsung dapat terbang dan bertahan hidup layaknya maleo dewasa.

Burung dengan jambul keras berwarna hitam ini dilindungi pemerintah melalui PP No.7/1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa, dan masuk daftar burung dengan kategori endangered oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan daftar Appendix 1 dari Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES).

Burung Kasuari

burung langka
Gambar oleh SeaReeds dari Pixabay

 

Burung kasuari gelambir ganda (Casuarius casuarius), merupakan salah satu jenis satwa khas daerah Papua yang bisa dijumpai di kawasan hutan Papua. Selain di Papua, burung ini juga bisa ditemukan di pulau Seram, Maluku dan juga Australia bagian Timur Laut.

Berdasarkan dari penelitian Yohanes Y. Rahawarin, et al, dalam Jurnal Manusia dan Lingkungan (2014), kasuari dalam bahasa daerah suku Nduga, Distrik Sawaerma, Kabupaten Asmat disebut dengan “Tue Saro”.

Keberadaan burung ini selalu menjadi incaran para pemburu. Bagian-bagian tubuh kasuari yang sering dimanfaatkan adalah daging, bulu, tulang, kuku, gemuk (lemak) dan juga telur. Dalam kehidupan masyarakat suku Nduga, bulu kasuari digunakan sebagai pelengkap aksesoris pakaian adat mereka.

Ciri Fisik :

Kasuari memiliki kulit wajah dan kepala yang berwarna biru sampai keunguan bercampur merah, atau kadang-kadang kuning dengan mahkotanya yang tinggi dan tebal membentuk kurva, leher bergelambir dua (ganda) berwarna merah dan bulu hitam.

Bulunya berwarna coklat muda dengan garis tebal coklat tua memenuhi sepanjang badan. Kasuari mempunyai sepasang kaki yang kuat dan kokoh beruas dengan jari depan berjumlah tiga juga kuku yang tajam.

ketika berdiri, kasuari memiliki tinggi antara 1,2 -1,5 m. Sayapnya tidak tumbuh sempurna dan sangat kecil, itulah yang menyebabkan burung besar ini tidak bisa terbang.  Selain terkenal akan kakinya yang kuat, burung kasuari memiliki bobot lebih dari 60 kg.

Tak heran kalau burung ini terlihat besar. Adapun perbedaan bentuk tubuh antara kasuari betina dan jantan yaitu, kasuari betina memiliki ukuran lebih besar dibandingkan kasuari jantan dengan warna yang lebih terang dan gelambir yang lebih panjang.

 

Nah itulah 4 dari banyak jenis burung yang sudah berada di ambang kepunahan yang sebagian besar manusialah yang mengambil peran dalam berkurangnya jumlah dan habitat dari hewan ini.

Sekian, terimakasih telah membaca sampai akhir.

Wassalamualaikum….

 

Referensi : https://brainly.co.id/tugas/3562937#readmore

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *