Ternak Lele menggunakan Maggot BSF

Lele merupakan ikan konsumsi yang sangat tinggi permintaan dari para konsumen baik rumahan ataupun dari rumah makan yang hampir ada di setiap kota dan desa yang ada di Indonesia. 

Untuk siklus pembiakan dari bibit sampai panen biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 bulan, bahkan ada yang sampai 5 bulan, tergantung dari jenis dan jumlah pakan yang diberikan dan juga kualitas air. 

Bagi pemula, ternak lele ini bisa mudah asal mengikuti instruksi yang tepat dan benar, Mari sekarang kita bahas lebih rinci tentang budidaya lele ini.

Persiapan dan Pembuatan Kolam

http://akuariumhias.blogspot.com

Untuk yang akan dibahas kali ini adalah budidaya ternak lele dengan menggunakan kolam terpal sebagai media hidupnya. Dan langkah-langkah yang dipersiapkan adalah :

Land Clearing 

http://allmoneys.blogspot.com

membersihkan tanah dari rumput Tunggul atau pepohonan yang mengganggu dan juga batu-batu kerikil tajam. Dan sebaiknya kalau bisa tanah agar di gali beberapa centimeter agar kolam tetap sejuk saat matahari sedang terik-teriknya di siang hari. Dan juga usahakan agar kolam tidak berada di bawah pohon-pohon yang mempunyai daun lebat, karena daun yang telah tua dapat jatuh dan memenuhi permukaan kolam nantinya.

Pembuatan Kolam Terpal

Setelah persiapan lahan dirasa telah cukup, selanjutnya menentukan berapa jumlah kolam yang akan dibuat serta berapa panjang dan lebar kolam nantinya. Idealnya, setiap kolam dengan luas 1 meter diisi dengan ikan sebanyak 200 – 300 ekor, ini berhubungan dengan kualitas air nantinya semakin banyak ikan yang berada dalam suatu kolam, maka kebutuhan oksigen bagi ikan per kolam akan semakin banyak. Dari hal tersebut, kita dapat mengakalinya dengan beberapa tipe kolam terpal.

Persiapan Kolam

staff.unila.ac.id

Setelah peralatan dan perlengkapan kolam terpal siap, waktunya merakit kolam. Yang perlu diperhatikan pertama adalah rangka kolam yang harus kuat dan kokoh, agar ketika diisi air kolam tidak jebol. Rangka bisa menggunakan bambu, tapi sebaiknya menggunakan tiang kayu yang kuat sebagai tumpuan rangka bambu. 

4 tiang di ujung-ujung sisi kolam saja sudah cukup, kemudian juga pancang tiang sebanyak 4-5 buah di tancapkan di setiap sisi kolam. Jumlah pancang tiang dan rangka menyesuaikan lebar kolam yang akan di bangun nantinya. 

Sebelum pemasangan, terpal harus di cuci atau di bilas terlebih dulu untuk menghilangkan zat-zat kimia yang membahayakan bagi ikan lele nantinya hilang. 

Pemilihan benih unggulan 

Sebelum membeli, pastikan benih lele ini memiliki induk yang bersertifikat dari dinas terkait. Adapun ciri-ciri benih anakan yang bagus dan unggul yaitu :

1. Benih terlihat aktif melakukan oksigenisasi, atau mengeluarkan gelembung-gelembung.

2. Benih terlihat gesit, agresif dan cerah.

3. Ukuran benih terlihat sama rata Warna terlihat sedikit lebih terang

Persiapan Air Kolam

http://peternakokutmandiri.blogspot.com

Setelah kolam jadi dan di beri air, sebaiknya air kolam di garami terlebih dulu, agar air kolam ternetralisir dari zat-zat kimia yang berbahaya bagi ikan nantinya.

Untuk jumlah takaran yang di pakai menggunakan garam krosok sekitar 2 ons untuk permeter perseginya.

Kemudian besoknya beri pupuk kolam agar sebelum ikan lele masuk ke kolam, sudah tersedia makanan alaminya yang bisa dimakan oleh benih lele nantinya bisa pakai bahan alami ataupun memakai bantuan probiotik. 

Secara alami, bisa memanfaatkan kompos sapi atau kambing, caranya, kompos tadi dimasukkan ke dalam karung, biasanya menggunakan takaran setengah kilogram per meternya, kemudian karung kompos tadi di lubangi dengan paku untuk jumlahnya bebas, bisa dikira-kira saja. 

Lalu kolam dibiarkan selama seminggu hingga air kolam berubah menjadi kehijauan dan mulai banyak hewan-hewan kecil yang hidup di kolam yang nantinya akan menjadi apakah alami benih lele sampai beberapa hari ke depan.

Proses Budidaya hingga Panen

Penebaran Benih Lele

https://deweezz.com

Proses penebaran benih dalam ternak lele adalah mudah, hanya saja banyak yang tidak tahu sehingga banyak yang gagal dan benih lele stres. 

1. Penebaran benih sebaiknya dilakukan di sore hari, sekitar jam 5 sore agar benih tidak kepanasan jika di siang hari atau kedinginan di malam hari. 

2. Ketika memindahkan benih, biarkan benih beradaptasi terlebih dulu, caranya dengan memasukkan benih bersama tempatnya kedalam kolam, biarkan selama 15 menit agar benih menyesuaikan suhu tempat benih dengan suhu kolam sebagai lingkungan barunya. 

Miringkan wadah lalu biarkan benih pindah dengan sendirinya. Metode ini berguna agar mencegah stres pada benih. Ketika proses tebar benih, sebaiknya air kolam hanya 40% dari ketinggian normal, tujuannya agar benih lele dapat menjangkau permukaan air saat oksogenisasi. 

Kualitas Air Kolam 

Kualitas air yang baik sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan lele, ketika air mulai bau, sebaiknya melakukan sifon, atau membuang air bagian bawah dan menambahnya dengan air yang baru. 

Setiap penambahan air, bisa dengan menambahkan probiotik seperti EM4 berfungsi sebagai pengurai kotoran lele. Walau sudah ditambah EM4 jika kotoran lele sudah terlalu banyak maka tetap harus di kuras agar nantinya tidak meracuni lele, karena kotoran ini mengandung amonia yang bisa meracuni atau bahkan membunuh lele.

Pemberian Pakan 

http://budidayaperawatan.blogspot.com

Pemberian pakan hendaknya dilakukan secara teratur, bisa lakukan pemberian pakan 2 sampai 4 kali sehari. Pemberian pakan sebaiknya jangan terlalu banyak, memang bisa mempercepat pertumbuhan, tapi juga dapat mengakibatkan lele kembung. Makanan lele sebaiknya mengandung protein sebanyak 35%, lemak 10-15%, karbohidrat 15-25%, sisanya vitamin dan mineral. 

Semakin banyak kandungan protein yang terkandung dalam pakan, maka pertumbuhan lele akan semakin cepat. Pemberian pakan bisa dilakukan pada jam 7 pagi, 5 sore dan 10 malam. Atau bisa jika anda ingin 4 kali, maka bisa juga memberi pakan pada jam 1 dini hari. Alat pencernaan lele sebaiknya juga butuh diistirahatkan sekali-kali, bisa dengan mempuasakan lele 1 kali dalam seminggu. 

Kegiatan Sortir

http://lelesangkuriang217.blogspot.com

Ketika telah mencapai 3 minggu, bagusnya melakukan penyortiran lele dengan memakai bak sortir. Penyortiran ini sangat penting, agar tidak terjadi persaingan makan yang tidak seimbang. Karena, lele yang bergerak cepat ketika makan, maka akan lebih cepat tumbuh. Lele yang besar akan lebih cepat besar, dan lele yang kecil ukurannya bertambah sedikit saja, sehingga dibutuhkan penyortiran ini.

Penyortiran lele bisa dilakukan 3 minggu sampai 1 bulan sekali.

Panen

Yurie BSF

Ternak lele ini membutuhkan setidaknya 3 sampai 4 bulan naik panen.waktu pemeliharaan menyesuaikan dengan seberapa banyak ikan makan, semakin banyak makan, maka lele semakin cepat besar. Ukuran lele konsumsi biasanya 7 sampai 10 per kilonya tergantung permintaan pasar. 

Sebelum panen ada bagusnya lele dipuasakan sehari agar ketika pengangkutan lele tidak muntah dan ini bisa membuat lele keracunan.

Pengaplikasian maggot sebagai pakan lele

Yurie BSF

Sudah bukan menjadi rahasia lagi di kalangan peternak lele, 70% dari biaya produksi ternak lele ada di pakannya. Hal ini tidak terlepas dari semakin mahalnya salah satu bahan utama pakan pabrik, yaitu tepung ikan.

Harga pakan pabrik sekarang berkisar Rp 10.000/kg. Dengan begitu memaksa para peternak mencari alternatif dengan membuat pakan sendiri . Pakan buatan ini menggunakan bahan-bahan seperti dedak halus, ampas tahu, jagung giling dan tepung tapioka yang di campurkan dengan ayam tiren atau ikan rucah sebagai sumber protein hewani.

baru-baru ini, sejumlah peternak menemukan bahan lain yang jauh lebih murah dan ramah lingkungan serta memiliki protein hewani yang jauh lebih besar dibandingkan dengan campuran-campuran yang sebelumnya dipakai oleh peternak. Yaitu dengan menggunakan Maggot / larva belatung dari lalat jenis BSF (tentara lalat Hitam) yang dibudidayakan.

Pakan lele konvensional mengandung 32% protein, sedangkan maggot mengandung lebih dari 45% protein yang berdampak hewan ternak jadi lebih cepat besar dan berbobot.

Untuk pengaplikasiannya dalam pakan, maggot di campurkan dengan sentrat dengan kombinasi 70% maggot, dan 30% sentrat sebagai penyeimbang protein yang dimiliki maggot. Dan pemberian maggot hendaknya di atas 15 hari dari benih pertama kali dimasukkan ke kolam.

Untuk harga maggot sekarang ini cukup mahal jika membeli bisa kisaran Rp 35.000/kg, tp jika sekaligus membudidayakan maggot lalat BSF, maka biaya per kg nya tidak sampai Rp 3000.

untuk selengkapnya tentang maggot bsf bisa cek di sini.

Juga Baca Ternak Kroto Dirumah Dengan Mudah

sekian, terimakasih telah membaca sampai akhir..

Wassalam..

Harilinn

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *